Pencarian Unik Abu Nawas di Baghdad: Ketika Lampu Minyak di Siang Hari Menguji Kesadaran Publik


BAGHDAD — Suasana Kota Baghdad mendadak gempar akibat aksi tidak biasa yang dilakukan oleh Abu Nawas. Selama tiga hari berturut-turut, tokoh penasihat spiritual yang dikenal cerdas ini terlihat berkeliling kota di tengah teriknya sinar matahari sambil menggoyang-goyangkan sebuah lampu minyak yang menyala.

Aksi nyeleneh tersebut memicu tuduhan bahwa Abu Nawas telah kehilangan akal sehatnya. Warga yang resah—didukung oleh sejumlah politisi yang ingin menjatuhkan wibawa istana—akhirnya menangkap dan menyerahkan Abu Nawas kepada Khalifah Harun Al-Rasyid atas tuduhan pelanggaran aturan keterlibatan orang gila di tempat publik.

Namun, di hadapan Sang Khalifah dan ribuan warga, tuduhan tersebut berbalik total. Saat ditanya alasannya membawa lampu minyak di siang bolong, Abu Nawas secara mengejutkan mengaku sedang "mencari neraka."

Abu Nawas memanfaatkan momen tersebut untuk melontarkan kritik menohok kepada masyarakat yang gemar menghakimi, mengarahkan tuduhan sesat, dan mengklaim pihak lain yang berbeda pandangan pasti masuk neraka. Dengan mengangkat lampunya tinggi-tinggi, ia menyentil keras fenomena orang-orang yang merasa berhak menentukan takdir akhirat sesamanya, seolah-olah bertindak sebagai asisten Tuhan.

Kritik tajam yang dibalut kelakar cerdik ini sukses membuat Khalifah Harun Al-Rasyid tertawa terbahak-bahak sekaligus membungkam ribuan warga yang menghujatnya. Bahkan, sang Khalifah menyuruh Abu Nawas melanjutkan aksi nyelenehnya tersebut untuk sebuah "misi khusus" berikutnya...

Ingin tahu kelanjutan instruksi tak terduga dari Khalifah Harun Al-Rasyid dan bagaimana nasib warga yang tersindir?

Baca narasi selengkapnya dan ulasan mendalamnya di Majalah JKP Edisi 67!